Profil Kecamatan
Mengenal lebih dekat Kecamatan Lamasi — sejarah, visi, misi, dan geografisnya.
Identitas Kecamatan
Kontak Resmi
Layanan Online
Sejarah Kecamatan Lamasi
Kecamatan Lamasi merupakan salah satu wilayah penting di Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan, yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan utama. Sejarah perkembangan Lamasi sangat erat kaitannya dengan program kolonisasi dan transmigrasi yang dicanangkan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada periode tahun 1930-an.
Pada masa tersebut, ribuan warga dari Pulau Jawa, khususnya wilayah Jawa Timur (seperti Lamongan, Malang, dan Sidoarjo), didatangkan untuk membuka lahan pertanian basah (persawahan) di wilayah ini. Akulturasi budaya yang harmonis antara masyarakat transmigran (Suku Jawa) dan penduduk asli Luwu (Suku Bugis, Makassar, dan Toraja) membentuk identitas kemasyarakatan Lamasi yang heterogen, toleran, dan rukun.
Seiring pertumbuhan wilayah dan penduduk, pada tahun 2006 Kecamatan Lamasi dimekarkan, di mana sebagian wilayah sebelah timur membentuk kecamatan baru yaitu Kecamatan Lamasi Timur. Saat ini Kecamatan Lamasi fokus sebagai pusat pemerintahan, pertanian irigasi teknis, dan perdagangan di wilayah utara Luwu.
Visi & Misi Kecamatan Lamasi
VISI:
"Terwujudnya Pelayanan Publik Kecamatan Lamasi yang Profesional, Akuntabel, Transparan, dan Prima Menuju Kabupaten Luwu yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera."
MISI:
- Meningkatkan kualitas sumber daya aparatur guna menyelenggarakan pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) yang cepat, ramah, dan bebas pungli.
- Mendorong koordinasi pembangunan infrastruktur pendukung pertanian irigasi, jalan kantong produksi, dan drainase lingkungan secara merata.
- Menjaga keamanan, ketentraman, dan ketertiban umum masyarakat melalui peningkatan sinergi antara TNI, POLRI, dan tokoh adat/masyarakat.
- Memfasilitasi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pertanian lokal, perkebunan, dan pengembangan UMKM kreatif.
Kondisi Geografis & Batas Wilayah
Kecamatan Lamasi berjarak sekitar 45 kilometer ke arah utara dari Ibu Kota Kabupaten Luwu (Belopa). Sebagian besar wilayah Kecamatan Lamasi terdiri dari dataran rendah subur dengan ketinggian antara 10 hingga 150 meter di atas permukaan laut. Wilayah ini dialiri oleh sungai-sungai berarus tenang yang dimanfaatkan sebagai sumber irigasi teknis lahan pertanian.
Batas Wilayah Administratif:
- Sebelah Utara: Kecamatan Walenrang Barat dan Kabupaten Luwu Utara
- Sebelah Timur: Kecamatan Lamasi Timur
- Sebelah Selatan: Kecamatan Walenrang Utara
- Sebelah Barat: Kecamatan Walenrang Barat
Secara keseluruhan, wilayah Kecamatan Lamasi memiliki luas kurang lebih 42,75 km² dengan dominasi penggunaan lahan untuk persawahan padi irigasi teknis, perkebunan kelapa sawit dan kakao, serta pemukiman warga.
Wilayah Administrasi (Kelurahan & Desa)
Kecamatan Lamasi terbagi secara administratif menjadi 1 Kelurahan dan 9 Desa berikut:
Kelurahan
Kelurahan Lamasi
Desa
Desa Awo Gading
Desa
Desa Padang Kalua
Desa
Desa Pongsamelung
Desa
Desa Salujambu
Desa
Desa Se'pon
Desa
Desa Setiarejo
Desa
Desa To'pongo
Desa
Desa Wiwitan
Desa
Desa Wiwitan Timur